PENGARUH PDRB, IPM, JUMLAH ANGKATAN KERJA DAN JUMLAH PENDUDUK TERHADAP TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI JAWA BARAT TAHUN 2017-2022

  • Alfinatus Suroya Program Studi Ekonomi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung
  • Rendra Erdkhadifa Program Studi Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh PDRB, IPM, Jumlah Angkatan Kerja dan Jumlah Penduduk Terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Barat Tahun 2017-2022. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder BPS 2017-2022 dengan teknik analisis data panel. Hasil penelitian ini menunjukkan secara simultan bahwa ada pengaruh PDRB, IPM, jumlah angkatan kerja dan jumlah penduduk terhadap tingkat pengangguran terbuka Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Barat Tahun 2017-2022. Sedangkan secara parsial tidak ada pengaruh variabel PDRB terhadap tingkat pengangguran terbuka, dan variabel IPM, jumlah angkatan kerja dan jumlah penduduk berpengaruh terhadap tingkat pengangguran terbuka Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Barat Tahun 2017-2022.


Kata Kunci: IPM; Jumlah Angkatan Kerja; Jumlah Penduduk; PDRB; Tingkat Pengangguran Terbuka

References

[1] Afriansyah, Anggi, dan dkk. 2020. Pendidikan Sebagai Jalan Terang. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
[2] Ainin Nabila, Hana. 2019. “Analisis Pengaruh Produk Domestik Regional Bruto, Indeks Pembangunan Manusia, Dan Tingkat Pengangguran Terhadap Tingkat Kemiskinan (Studi Kasus Pada 38 Kabupaten/Kota Jaw Timur).” Jurnal Ilmiah Universitas Brawijaya, Agustus.
[3] Anshori, Zulkifli, dan I Made Suparta. 2018. “Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Jumlah Angkatan Kerja, dan Inflasi Terhadap Tingkat Pengangguran di Provinsi Jawa Timur (2007-2016).” Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 3 No 02: 677–86.
[4] Astuti, Irma Yuni, Istiyani Nanik, dan Lilis Yuliati. 2019. “Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Tingkat Inflasi, dan Pertumbuhan Penduduk terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka di Indonesia.” Jurnal Ekonomi Akuntansi Dan Manajemen Vol 18 No 1: 52–62.
[5] Awaludin, Ludi. 2019. Analisis Data Ketenagakerjaan Kabupaten Bandung Barat 2019. Bandung Barat: Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik.
[6] Badan Pusat Statistik. 2022. “Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.” 2022.
[7] BPS. 2020a. “Tenaga Kerja.” 2020.
[8] ———. 2020b. “TPT Jawa Barat Kondisi Agustus 2020.” 2020.
[9] ———. 2020c. “Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.” 2020.
[10] ———. 2022. “Kependudukan.” 2022.
[11] Budi Hartanto, Trianggono, dan Siti Umajah Masjkuri. 2021. “The Effect Of Population, Education, Minimum Wage And Gross Regional Domestic Product On The Amount Of Unemployment In The Regency And City Of East Java, 2010-2014.” JIET (Jurnal Ilmu Ekonomi Terapan) Vol. 2 No. 1: 20–29.
[12] Cai Cen, Cia. 2022. Manajemen Sumber Daya Manusia. PT Inovasi Pratama Internasional.
[13] Carsel HR, Syamsunie. 2018. Metodologi Penelitian Kesehatan dan Pendidikan. Penebar Media Pustaka.
[14] Dicky Pratama, Cahya. 2022. “Masalah Pembangunan Ekonomi di Negara Berkembang.” 24 Januari 2022.
[15] Dwi Pramono, Widodo. 2019. Ekonomi Wilayah Untuk Perencanaan Tata Ruang. Deepublish.
[16] Dyanasari, Asnah. 2021. Pengantar Ilmu Ekonomi Makro. Yogyakarta: Deepublish.
[17] Erdkhadifa, Rendra. 2022. “Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pertumbuhan Ekonomi Di Jawa Timur Dengan Pendekatan Spatial Regression.” IQTISHADUNA: Jurnal Ilmiah Ekonomi Kita 11.2: 122–40.
[18] Hardiansyah, Raja, dan Anggia Sekar Putri. 2021. Pengantar Ekonomi Mikro. Sumatra Barat: Insan Cendekia Mandiri.
[19] Hermanto. 2022. Dunia Industri Farmasi. 2022 ed. Tangerang Selatan: Pascal Books.
[20] Karnadi, Alif. 2022. “Jawa Barat Jadi Kantong Pengangguran Terbesar di Indonesia.” 2022.
[21] Kurniawan, Paulus, dan Made Kembar Sri Budhi. 2015. Pengantar Ekonomi Mikro dan Makro. Yogyakarta: Penerbit Andi.
[22] Kurniullah, Ardhariksa Zukhruf, dan dkk. 2021. Pembangunan dan Perubahan Sosial. Medan: Yayasan Kita Menulis.
[23] Lumi, Angela N. M, Een N. Walewangko, dan Agnes L. C. P. Lapian. 2021. “Analisis pengaruh jumlah angkatan kerja dan indeks pembangunan manusia terhadap tingkat pengangguran di Kota-Kota Provinsi Sulawesi Utara.” Jurnal EMBA : Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol. 9 No. 3.
[24] Mahroji, Dwi, dan Lin Nurkhasanah. 2019. “Pengaruh Indeks Pembangunan Manusia Terhadap Tingkat Pengangguran Di Provinsi Banten.” Jurnal Ekonomi-Qu Vol. 9, No. 1 (April): 51–72.
[25] Marji, dan dkk. 2021. Pasar Kerja Generasi-Z Bidang Vokasi. Cerdas Ulet Kreatif Publisher.
[26] Pramudjasi, Rangga, Juliansyah, dan Diana Lestari. 2019. “Pengaruh jumlah penduduk dan pendidikan serta upah terhadap pengangguran di kabupaten paser.” Jurnal Ekonomi dan Manajemen Kinerja, 70.
[27] Priastiwi, Dian, dan Herniwati Retno Handayani. 2019. “Analisis Pengaruh Jumlah Penduduk, Pendidikan,Upah Minimum, Dan Pdrb Terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka Di Provinsi Jawa Tengah.” Diponegoro Journal Of Economics Volume 1, Nomor 1: 159.
[28] Rena Pudyastuti, Rita, dan Kariyadi. 2023. Penggunaan Gadget Bagi Anak. Lombok: Penerbit P4I.
[29] Rifky Ansori, Achmad, dan dkk. 2021. Asa APBN Menggapai Indonesia Maju 2045. Binsar Hiras Publisher.
[30] Sabiq, Rafli Muhammad, dan Nurliana Cipta Apsari. 2021. “Dampak Pengangguran Terhadap Tindakan Kriminal Ditinjau Dari Perspektif Konflik.” Jurnal Kolaborasi Resolusi Konflik Volume 3 Nomor 1: 51–64.
[31] Saeful Bahri, Idik. 2020. Cyber Crime Dalam Sorotan Hukum Pidana. Bahasa Rakyat.
[32] Sattar, dan Silvana Krdinar Wijayanti. 2018. Buku Ajar Teori Ekonomi Makro. Yogyakarta: Deepublish.
[33] Suhadi, Fajar Rini, dan Eni Setyowati. 2022. “Analisis Pengaruh Jumlah Penduduk, Pendidikan, Upah Minimum, Dan PDRB Terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka Di Provinsi Jawa Barat.” ISSN: 2338-8412 e-ISSN : 2716-4411 Jurnal Ekombis Review, Vol. 10 No. 2, Juli 2022 page: 879– 888| 879 Jurnal Ekombis Review – Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis Vol. 10 No. 2.
[34] Sukirno. 2016. Ekonomi Pembangunan Proses, Masalah Dan Dasar Kebijakan (Edisi ke-2). Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
[35] Suparman. 2022. Pembangunan Ketenagakerjaan: Teori, Konsep, Model, dan Studi Empiris. Jakarta Selatan: Publica Indonesia Utama.
[36] Syahnaztia, Shafira, dan Nurfahmiyati. 2022. “Pengaruh Komponen IPM terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka di Jawa Barat Pada Tahun 2021.” Bndung Conference Series; Economics Studies Vol. 2 No. 1.
[37] Syaipudin, Latif, dan Idah. 2022. “Strategi Promosi Melalui Pemanfaatan Media Sosial Instagram Dalam Meningkatkan Penjualan pada Home Industry Baso Aci Mahira Lamongan.” Sanskara Manajemen Dan Bisnis Vol. 1 No. 01: 31–42.
[38] Taime, Haibel, dan Nadya Djaelani Putri. 2021. “Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi dan Pertumbuhan Penduduk Terhadap Tingkat Pengangguran di Kabupaten Mimika.” Journal of Economics and Regional Science Vol 1 No 1: 54–66.
[39] Wardhana, Adhitya, dan dkk. 2021. “Determinan Pengangguran Antar Kabupaten/Kota Di Jawa Barat.” E-Jurnal Ekonomi Dan Bisnis Universitas Udayana Vol. 10 No. 04 (April): 231–40.
[40] Zahroh, Sofiatuz. 2017. “Analisis Pengaruh PDRB, Angkatan Kerja, Dan Upah Minimum Terhadap Pengangguran Di Kota Malang.” Universitas Brawijaya.
Published
2023-06-30
How to Cite
SUROYA, Alfinatus; ERDKHADIFA, Rendra. PENGARUH PDRB, IPM, JUMLAH ANGKATAN KERJA DAN JUMLAH PENDUDUK TERHADAP TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI JAWA BARAT TAHUN 2017-2022. Jurnal Ekonomi dan Bisnis (EK dan BI), [S.l.], v. 6, n. 1, p. 192-206, june 2023. ISSN 2621-4695. Available at: <https://jurnal.murnisadar.ac.id/index.php/EKBI/article/view/793>. Date accessed: 19 july 2024. doi: https://doi.org/10.37600/ekbi.v6i1.793.
Section
Articles